Pesilat 3 Daerah Diprediksi Bersaing Ketat Kejurprov Virtual Adu Jurus IPSI Jateng

Pesilat 3 Daerah Diprediksi Bersaing Ketat Kejurprov Virtual Adu Jurus IPSI Jateng

ara pesilat dari Solo, Boyolali dan Wonogiri diprediksi berkompetisi ketat didalam Kejurprov Pencak Silat Jateng, Rabu-Sabtu (25-28/11). Menurut sekretaris panitia Sigit Infantoro, daerah-daerah berikut biasanya punya para atlet yang memadai bagus untuk kategori seni atau keterampilan jurus
Bandar Taruhan.

‘’Namun bukan tidak mungkin, atlet area lain dari luar Solo, Boyolali dan Wonogiri terhitung tampil bagus. Sebab pada kejuaraan pelajar lebih dari satu kala lalu, performa atlet dari Pati pun apik,’’ kata Sigit mendampingi ketua panitia, Rony Syaifullah, Rabu (25/11).

Kejurprov virtual yang diadakan Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng bekerja mirip dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menggelar dua nomer di kategori seni. Yakni tunggal dan beregu, yang semuanya terbagi atas grup putra dan putri.

Peserta yang merupakan perwakilan IPSI dari 35 kota/kabupaten diwajibkan mengirimkan video penampilannya dengan durasi tiga menit. Masing-masing pengkot/pengkab IPSI diperbolehkan mengirim maksimal dua peserta untuk setiap nomor.

Sigit mengungkapkan, hingga Rabu (25/11) pagi sejumlah area sudah mengirim video penampilan jurus para pesilat andalannya, pada lain Cilacap dan Purworejo. Video kontestan adu jurus berikut dipastikan akan konsisten jadi tambah pada siang hingga malam. ‘’Biasanya peserta mengirimkan rekaman penampilan kala mendekati batas kala akhir,’’ tutur pria yang terhitung pelatih Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Pencak Silat Jateng tersebut.

Penampilan berikut seterusnya akan dinilai wasit-juru pada fase penyisihan. Selanjutnya empat besar kontestan terbaik untuk setiap nomor, berhak melaju ke babak final. Rencananya, empat pesilat terbaik akan diminta segera menampilkan aksinya didalam partai pamungkas yang digelar di Hotel Lorin Surakarta, Sabtu (28/11).

‘’Kami berupaya selalu memacu pembinaan dan menghidupkan persaingan prestasi para pesilat selama pandemi Covid-19 ini, meski dengan segala keterbatasan dan protokol kebugaran ketat,’’ tambah panitia pengarah kejurprov virtual yang terhitung pelatih silat nasional, Indro Catur.