Kasus Penganiayaan Seksual McGregor Ditutup Jelang UFC 264

Kasus Penganiayaan Seksual McGregor Ditutup Jelang UFC 264

Kasus Penganiayaan Seksual McGregor Ditutup Jelang UFC 264

Setelah UFC 264 melawan Dustin Poirier formal akan digelar, Conor McGregor dinyatakan tak bersalah atas tuduhan penganiayaan seksual yang berjalan di Kepulauan Corsica, Prancis, terhadap Desember 2018.
FS88BET
McGregor sempat dituduh lakukan penganiayaan seksual terhadap seorang wanita dan ibunya di Kepulauan Corsica. Kasus itu memicu mantan juara dunia UFC itu sempat ditahan dua hari terhadap September 2020.

Dikutip dari MMA Junkie, McGregor kini telah dinyatakan tidak bersalah. Jaksa Penuntut Umum dari Bastia membuktikan tidak cukup bukti untuk membawa McGregor ke pengadilan.

“Pemeriksaan persidangan saat ini tidak membenarkan digelar tuntutan pidana karena: Fakta atau situasi dari fakta persidangan tidak mampu ditentukan bersama sadar oleh penyelidik,” demikian bunyi surat pernyataan Jaksa Penuntut Umum yang di terima pihak McGregor.

“Oleh gara-gara itu bukti-bukti tersebut tidak cukup untuk [dinyatakan] telah berjalan pelanggaran dan untuk [melakukan] penuntutan pidana,” sambung isi surat tersebut.

Kabar ini terlihat sehabis McGregor formal akan melawan Poirier terhadap UFC 264 di T-Mobile Arena, Las Vegas, 10 Juli mendatang. Duel ketiga McGregor vs Poirier akan digelar di depan suporter.

Dalam dua pertemuan sebelumnya, McGregor dan Poirier saling mengalahkan. Terakhir McGregor kalah TKO ronde ke-2 dari Poirier terhadap UFC 257, Januari 2021.

Kunjungi Juga : Berita Sepak Bola

Kasus di Kepulauan Corsica merupakan salah satu dari tiga tuduhan penganiayaan seksual yang dihadapi McGregor sejak 2019. Dua masalah lainnya berjalan di Republik Irlandia. Pihak McGregor telah membantah semua tuduhan penganiayaan seksual tersebut.