Pahlawan Dalam Dunia Olahraga 2020

Kalangan insan olahraga, utamanya sepak bola, dipastikan mengenal sosok dan sepak terjang Ferizal Ridwan dengan sebutan lain Buya Feri tentang konstribusinya didalam memajukan dunia olahraga.

Betapa tidak, nyaris semua pelosok Jorong dan Nagari di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota, pernah mendengar kehadiran Buya Feri kala memotifasi dan bahkan terlibat segera bersama kalangan anak muda untuk laksanakan kegiatan olahraga.

Sebutlah misalnya, cabang olah raga bola volli, bulu tangkis, motor cross, sepak bola dan sejumlah cabang olahraga lainnya, pernah dibina oleh calon Bupati nomer urut 4 ini.

“Kalau ada calon kepala area latah berjanji bakal membina dan memunculkan dunia olahraga, ungkapan berikut tak lebih sekadar lip pelayanan jelang Pilkada untuk merebut suara insan olahraga,” ujar sejumlah insan olahraga Limapiluh Kota berkomentar.

Intinya, ulas sejumlah insan olahraga tersebut, berbicara soal sosok calon kepala area yang acuhkan bersama dunia olahraga, maka jawabannya Buya Feri lah figur kepala area yang layak diperjuangkan dan dimenangkan oleh insan olahraga.

Pasalnya, kiprah dan partisipasi Buya Feri didalam membina dunia olahraga telah teruji dan bahkan dia dapat disebut ‘pahlawan’nya olahraga di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap sejumlah mantan pemain sepak bola binaan Buya Feri yang kini telah jadi PNS akibat dunia olahraga yang digelutinya.

LAHIRKAN ATLET BERPRESTASI

Bicara soal prinsip Buya Feri didalam pembinaan dunia olahraga di Kabupaten Limapuluh kota, sepertinya tak ada yang wajib diragukan lagi.

Artinya, andai saja putra paling baik Kecamatan Lareh Sago Halaban ini diberi amanah jadi Bupati, percayalah dunia olah raga di Kabupaten Limapuluh Kota dijamin bakal bangkit kembali.

Pasalnya, pemilik Club Equator Luhak 50 yang sekaligus sebagai pengurus, pendiri serta pembina LASER Lareh Sago Halaban serta penggagas stadion Stem Labuah Gunuang dan pernah jadi manajer Club Gasliko Limapuluh Kota ini, terbukti dapat mensukseskan para atletnya untuk berhasil diberbagai bidang, serta mengadakan kegiatan Askab periode 2016 sampai bersama 2020.

“Tak hanya bidang olahraga sepakbola yang kami bina, namun pelatihan wasit sepakbola, menyelenggarakan Minangkabau Cup, Tuan rumah Piala Danone, menyelenggarakan liga santri piala Menteri Tenaga Kerja RI, menyelenggarakan Liga Desa 2018 dan Juara Sumbar terhitung pernah kami gelar,” papar Ferizal Ridwan.

Diakui Buya Feri, untuk memotifasi para atlet sepak bola yang ada di daeeah ini pihaknya pernah menyelenggarakan Liga PSSI 50 Kota.

“ Ini merupakan Liga pertama dan terbesar di Indonesia menurut perwakilan Kemenpora RI dan Exco PSSI,” ungkap Buya Feri yang berhasil menyalurkan dan mempromosikan pemain ke tingkat nasional bersama laksanakan marger antara Equator bersama Solok FC jadi Solok Ekuator Luak 50 Football Club (SEL 50 FC) ini.

Lantas, apa saja prestasi olahraga yang telah berhasil dibina Buya Feri?

Data yang diperoleh tempat ini dari sejumlah insan olahraga menyatakan bahwa, prestasi yang diperoleh Kabupaten Limapuluh Kota yang sepanjang ini Juara 1 Porprov Kota Padang tahun 2016.

“ Ini adalah histori didalam dunia persepakbolaan Kabupaten Limapuluh Kota, Juara 3 (Perunggu) didalam ajang Porprov Padang Pariaman 2018,” ujar Buya Feri sekaligus mengakui atas motivasi dan binaannya terakit dunia pesepakbolaan di Limapuluh Kota, 2 anak binaannya berhasil dipanggil Timnas Indonesia U15 Gala Pagama dibawah pelatih Indra Safri dan U16 Lugas Satyia dibawah pelatih Bima Sakti.

Kesimpulannya, ulas Ferizal Ridwan, jikalau dirinya terpilih jadi bupati, bukan tak bisa saja prestasi-prestasi bidang olahraga bakal dapat diraih club dan atlet-atlet dari Limapuluh Kota gara-gara area ini punya potensi pemain sepakbola yang cukup mumpuni bersaing di liga-liga besar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *