Cerita Motivasi Hidup Dari Letjen TNI Dudung

Cerita Motivasi Hidup Dari Letjen TNI Dudung – Letjen Tentara Nasional Indonesia(TNI) Dudung Abdurachman diucap hendak diseleksi oleh Kepala negara Joko Widodo( Jokowi) buat jadi Kepala Karyawan Angkatan Bumi( KSAD) yang terkini.

Dikutip dari Kompas, Dudung Abdurachman yang lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 16 November 1965, sejatinya tidak berawal dari keluarga dengan kerangka balik mentereng.

Dalam suatu siaran di saluran Youtube KOMPAS Televisi, Dudung berterus terang kalau bapaknya cuma seseorang karyawan negara awam( PNS) dengan 8 anak.

Selanjutnya profil singkatnya:

Di sisi itu, peperangan hidup keluarga Dudung terus menjadi nampak kala si papa tewas bumi.

storiesofappreciation.com Tidak cuma jadi loper surat kabar, Dudung belia kala itu pula aktif menolong si bunda membawakan kue dagangannya ke warung- warung di dekat tempat tinggalnya.

Ada pula dorongan Dudung jadi seseorang Tentara Nasional Indonesia(TNI) merupakan dikala dirinya mau membawakan kue ke area Kodam dekat rumahnya, tetapi bukan sambutan bagus yang beliau dapat melainkan cegatan masuk oleh prajurit angkatan pada dikala itu, apalagi kuenya juga ditendang.

Dikala ini, saat sebelum dilantik selaku KSAD, kedudukan Letjen Tentara Nasional Indonesia(TNI) Dudung Abdurachman merupakan Komandan Aba- aba Penting Angkatan Bumi( Pangkostrad) semenjak 25 Mei 2021.

Tadinya, mulai 27 Juli 2020, Dudung luang berprofesi selaku Komandan Aba- aba Wilayah Tentara( Pangdam) Berhasil.

Baca Juga :  Cerita Motivasi Hidup Dari Nicolaas Dalam Habibie Prize 2021

Pimpinan Biasa Anak muda Kristen Stefanus Gusma membagikan aman atas Inaugurasi Komandan Tentara Nasional Indonesia(TNI) Jenderal Andika Bagak serta Kepala Karyawan Angkatan Bumi Letjen Dudung Abdurachman.

Stefanus Gusma meletakkan impian besar pada Jenderal Andika Bagak buat menilai kemampuan Tentara Nasional Indonesia(TNI) paling utama di Papua berhubungan dengan seringnya terjalin bentrokan bersenjata yang telah memunculkan korban jiwa yang tidak sedikit. Bagus korban dari warga awam ataupun dari prajurit Tentara Nasional Indonesia(TNI) sendiri.

“ Aku minta pada Komandan buat membenarkan terdapat penilaian besar dalam dalam terpaut dengan penindakan Papua. Kekerasan itu tidak hendak sempat menuntaskan perkara,” ucap Stefanus dalam penjelasan tertulisnya pada Tribunnews. com, Kamis( 18/ 11/ 2021).

” Tentara Nasional Indonesia(TNI) merupakan Kita merupakan visi yang cocok dalam bagan keberpihakan di Tanah Papua,” jelasnya.

Stefanus mengantarkan Anak muda Kristen yang dibimbingnya hendak lalu membagikan atensi spesial mengenai Papua. Mengapa begitu?

Awal, lanjut ia, terdapat perkara elementer darurat keyakinan politik di Papua.

Kedua, laju pembangunan prasarana tidak dijajari dengan strategi pembangunan orang yang pas serta analitis, serta ketiga, terdapat perbandingan anggapan kepada bermacam perkara sosial kemasyarakatan di Papua antara Papua serta Jakarta.

Lebih lanjut beliau menjeaskan Anak muda Kristen selaku salah satu stakeholder pembangunan orang Papua, sedia bersinergi dengan seluruh pihak buat memperjuangkan perbincangan yang lebih dalam antara Papua serta Jakarta.

Perbandingan anggapan yang mendasari bermacam bentrokan di Tanah Papua wajib selesai dengan perbincangan yang lebih bermutu serta memegang sampai ke dasar.

Kepala negara Joko Widodo( Jokowi) sah mewisuda Letjen Dudung Abdurachman jadi Kepala Karyawan Angkatan Bumi( KSAD). Inaugurasi diselenggarakan dengan aturan kesehatan kencang.

Inaugurasi diselenggarakan di Kastel Negeri, Jakarta, Rabu( 17/ 11/ 2021). Dudung dilantik selaku KSAD mengambil alih Jenderal Andika Bagak yang didapuk jadi Komandan Tentara Nasional Indonesia(TNI).

Muncul dalam inaugurasi Delegasi Kepala negara Maruf Amin sampai Kepala negara RI ke- 5, Megawati Soekarnoputri. Inaugurasi Dudung ini dicoba bersumber pada Ketetapan Kepala negara Nomor 107/ Tentara Nasional Indonesia(TNI)/ Tahun 2021 mengenai Pemberhentian serta Penaikan Kepala Karyawan Angkatan Bumi.

” Memutuskan pertama, memberhentikan dengan segan Jenderal Tentara Nasional Indonesia(TNI) Andika Bagak dari jabatannya selaku Kepala Karyawan Angkatan Bumi diiringi dengan perkataan dapat kasih atas dedikasi serta jasa- jasanya yang sudah disumbangkan pada bangsa serta Republik Indonesia sepanjang memangku kedudukan itu. Kedua, mengangkut Letjen Tentara Nasional Indonesia(TNI) Dudung Abdurachman selaku Kepala Karyawan Angkatan Bumi,” tutur Sekretaris Tentara Kepala negara Marsma Tentara Nasional Indonesia(TNI) Tonny Harjono membacakan Kepres yang diteken Jokowi.

Dudung setelah itu mengutip ikrar kedudukan selaku KSAD. Ikrar kedudukan itu dipandu Kepala negara Jokowi.

” Untuk Allah aku berjanji kalau aku hendak loyal pada Negeri Kesatuan Republik Indonesia yang bersumber pada Pancasila serta UUD Negeri Republik Indonesia Tahun 1945 dan hendak melaksanakan seluruh peraturan perundang- undangan dengan selurus- lurusnya untuk kebajikan abdi aku pada bangsa serta negeri,” begitu cukilan ikrar yang dibacakan Letjen Dudung.

Profil Letjen Dudung

Saat sebelum kesimpulannya ditunjuk selaku KSAD, Dudung luang didapuk mengemban sebagian posisi. Dihimpun detikcom, Rabu( 17/ 11/ 2021), Dudung ialah alumnus Perguruan tinggi Tentara( Akmil) tahun 1988, dari kecabangan infanteri.

Laki- laki kelahiran 19 November 1965 itu sempat jadi Dandim 0406/ Musi Rawas di Suamtera Selatan.

Dudung lahir dari bunda bernama Nasyati serta papa bernama Nasuha. Papa Dudung ialah PNS di area Bakangdam III/ Siliwangi.

Dikala berkedudukan Letnan Kolonel, sehabis jadi Dandim Musi Rawas, Dudung berprofesi Dandim 0418/ Palembang pada 2006 sampai 2008.

Dudung juga luang berprofesi Aspers Kasdam VII/ Wirabuana pada 2010 dengan jenjang Kolonel. Beliau kemudian dinaikan jadi Danrindam II/ Sriwijaya. Laki- laki yang sempat jadi loper surat kabar ini kemudian dipromosikan selaku Dandenma Mabes Tentara Nasional Indonesia(TNI).

Dikala berkedudukan Brigadir Jenderal, Dudung luang berprofesi Wagub Akmil dari 2015 sampai 2016. Setelahnya, ia jadi karyawan spesial KSAD serta Waaster KSAD.

Sampai pada 2018, Dudung dipromosikan selaku Gubernur Akmil dengan jenjang Utama Jenderal( Mayjen). Kemudian beliau dinaikan selaku Pangdam Berhasil pada 27 Juli 2020 mengambil alih Letjen Eko Margiyono.

Dudung, setelah itu dinaikan jadi Pangkostrad pada 25 Mei 2021. Tidak hingga 6 bulan, Dudung hendak dilantik jadi KSAD mengambil alih Jenderal Andika yang jadi Komandan Tentara Nasional Indonesia(TNI).